heavy rotation


manusia memang sumbernya keluhan..

selalu mengeluh..

tidak terkecuali aku..

ya, apakah aku yang salah? atau mereka yang mencari-cari kesalahanku? atau mereka yang membuatku HARUS merasa bersalah?

iya, itu kehidupan!

terkadang sekitar kita tidak sejalan. melawan rotasi yang kita buat. semuanya tidak sama. tetapi bagaimana jika yang harus dikerjakan adalah suatu kewajiban? apa anda masih tetap melawan rotasiku? apa rotasiku terlalu berat? atau anda harus keluar dari kewajiban saya? agar saya dapat melaksanakan bersama yang megikuti rotasi saya!






move on


MOVE ON, OH MOVE ON
moh yametokina karewa modoranai
OPEN YOUR HEART, BABY
Kokoro hiraite

lagunya RAIN sih bilang gitu..

aku sampai bosan dengan kata-kata itu.. 

six letter, two words, easy to say, hard to explain, hard to do..

MOVE ON!!!

kenapa sampai sekarang susah sekali dilakukan? niat, sudah.. usaha, sudah.. ikhtiar, sudah..

apa sugesti otak untuk tetap seperti itu lebih kuat?

apa jadinya jika kita tak dapat mengalahkannya?

bukankah jika memaksakan diri kita akan menderita dua kali lipat?

  1. karena sesuatu yg membuat kita memiliki alasan untuk MOVE ON (kata ini lagi)
  2. karena MOVE ON itu sendiri

tapi…

past is a nice place to visit but certainly not a good place to stay






"Orang-orang yang sombong terkunci hatinya, semakin lama akan mengalami kebinasaan" 





kau mungkin harus tau


aku tak mengerti apa yang salah dariku, maaf.

tiba-tiba saja menerima SMS-mu seperti itu. sebegitu tidak perhatiannya kah aku? aku salahkah? memiliki sifat cuek, salahkah? perhatian seperti apa yang kau minta?

KATAKAN!

KATAKAN SAJA!

karena aku bukan orang yang mudah mengerti apa yang orang lain inginkan jika orang tersebut tidak mengatakannya kepadaku. lalu harus seperti apa aku? jika kau terus menghindar dan tak mengatakannya, aku tak akan mengerti. tapi jika kau tahu, aku selalu mencoba mengerti. 

saat kucoba bertanya kepada sahabat, kurangkah kepedulianku pada sekitar? tidak juga, jawabnya. tapi apa yang kau mau? apa?

aku selalu gagal. aku bukan orang yang selalu mendapatkan keberuntungan. 

atau saking seringnya aku menyakitimu sehingga kau dendam padaku?

aku tetap tidak mengerti?

apa aku penderita autis?

kau tahu penyakit ataxia?

penyakit parkinson?

penyakit neuritis?

atau meningitis?

aku merasakan gejala itu pada diriku.

manusia diciptakan berbeda. apakah harus dipaksa mengikuti apa yang kita mau? tapi aku tak pernah terpaksa mengikuti jalanmu.

tak pernah terpaksa.

terus menyimpan rasa sakit itu berat. aku mohon jangan menambah kesakitanku. karena Tuhan membuatku menyayangimu :-)

Malang, 6 Mei 2012






perasaan ini…


hari ini. 22 April 2012. saya membuat pengakuan yg mencengangkan anda tentunya.

ya, dia bukan sepupu saya. saya berbohong kepada anda bahwa dia adalah sepupu saya. bahkan saya sudah memblokir facebooknya dari facebook anda. mengganti namanya d phonebook saya dengan ‘mada’ yaitu teman dekat saya yang notabene seorang wanita. dan sepertinya anda memang sudah curiga akan hal itu. itulah kebodohan saya. awalnya saya hanya berbohong sekali dan saya pikir anda tidak akan membahasnya lagi di lain hari. ternyata tidak. anda tetap curiga, sehingga saya terus berbohong (oh, jika dikalkulasikan, sudah berapa dosaku karena telah membohongi anda?). semakin saya berbohong, itu berarti saya semakin menyakiti anda.

tahukah anda bahwa saya dulu pernah memiliki niatan untuk berkhianat terhadap anda? tetapi hal itu bukan tanpa alasan. SAYA CEMBURU! saya cemburu karena ada seorang wanita yang juga mencintai anda! dan beruntungnya dia, selalu bisa dekat dengan anda. bahkan akan selama 4 tahun. bayangkan, 4 tahun! waktu selama itu dia dapat bertemu dengan anda lebih kurang 1460 kali, sedangkan saya hanya lebih kurang 365 kali.

tapi ternyata tak bisa. mengingat matamu, senyummu, semuanya. walau saat itu kita baru sebentar. tapi anda telah merebut perasaan saya telah lama, lebih lama dari 94 hari. saya tetap menjadi orang bodoh. membohongi diri, anda, dan dia. otak dan hatiku meringis kesakitan. seperti terkungkung dalam ruang sendiri, tertutup, gelap.. ah..

kutawarkan kepada anda untuk memilih wanita itu, yang hingga kini tetap ‘mengganggu’ anda. ok, anda memang tak merespon. ok, anda juga mengerti bagaimana perasaan saya. tapi dia, sama sekali tak mengerti perasaan saya. dan saat itulah muncul godaan. saya belum bisa percaya bahwa anda memang benar memilih saya.

wanita malang ini dirundung perasaan galau, ketakutan, dingin, dan seperti mendapat kutukan. aku takut akan masa laluku. sungguh membuatku hancur. beruntung aku memiliki sahabat yang lebih hebat dari ultraman. 

makin hari, ‘sesuatu yang kucoba’ itu gagal! ternyata saya makin mencintai anda. semakin takut kehilangan anda. anda begitu jahat, dan saya begitu bodoh telah menyakiti anda. apa salah anda?

dan hari ini, di saat saya bertubi-tubi menerima suntikan menyeramkan yang membuat tangan kiri saya sering kram tak dapat digerakkan, seakan-akan anda ‘menelanjangi’ saya. saya tak sanggup menahan tangisan itu lagi. yang sudah sangat lama membentuk bendungan hitam. tapi entah mengapa menjadi melegakan, walau saya terlihat bodoh dan blo’on. terserah anda beranggapan bagaimana. tetapi saya memang terlanjur mencintai anda, dan mengetahui kenyataan itu , sakitnya lebih dari suntikan antibiotik.

22 April 2012






aku galau!!


galau?

yeah galau. hahaha.. anak muda sekarang mainnya kata-kata ini terus. dan virus itu menjangkitiku akhir-akhir ini. ntah menahan kerinduan atau entahlah… tapi galau ini membuatku menangis setiap malam. tahukah kau, saat ini, yah, sekarang! aku ingin menangis. tak bisa menahan lagi. bagai hujan deras di musim kerontang.

menurutmu, bagaimana rasanya jika tak dipercaya bahwa kau sangat merindukan seseorang?

aku menahannya.

dan merasa sangat, sangat menyedihkan.

seringkali sangat merasa sendiri,

sendiri,

sendiri..

hanya aku, Tuhan, dn galauku..

mengertilah bahwa aku sungguh-sungguh.

aku hampir tak mengerti apa yang kuungkapkan. kesalahpahaman ini terus saja ada. 

ulu hatiku seakan dihantam godam.

hancur.

bayangkan bagaimana batu yang keras dapat hancur.

selimut keheningan kini menyertaiku. aku menari di tengah datangnya rintik hujan. rintik air mataku sendiri. rapuh benar-benar rapuh. tapi aku tak tahu apa yang kuderita. mungkin hanya rindu.

Malang, 17 April 2012






apa yang kau ingat tentang gerimis itu?


apa yang kau ingat tentang gerimis itu? membawa rinai-rinai air menyapu wajahku. tapi sang pelangi masih tertutup gelap awan. ku menutup mataku, merasakan dinginnya hembus angin. sedikit menyakitkan ketika rintik-rintik mengenai pipiku, merona.

apa yang kau ingat tentang gerimis itu? kau tarik tanganku menghindar cipratan kubangan. suhu tubuhmu yang menyerap dingin ini. memendarkan kehangatan. memeluk sanubariku. tetapi masih menyakitkan. bukan, bukan, bukan kau yang menyakitkan. tapi gerimis ini.

apa yang kau ingat tentang gerimis itu? kau membuang payung warna kelabuku. menggantinya, memakaikan mantel warna-warnimu. seakan sinar matahari tetap mengintip walau masih saja, gerimis. melihatmu tak fana, bukan fatamorgana. mengapa senyummu berpendar?

apa yang kau ingat tentang gerimis itu? lebih indah jika kau beri sapuan warna pelangi, bukan? tapi kau jauh. dan aku berharap mendung tak datang sebelum kau bawakan mentari.

Malang, 17 April 2012






terima kasih, gadis dengan senyum indah


saya mengerti. kita sama-sama mencintainya, menyukainya, memujinya, jatuh tepat di hatinya. tetapi aku yang dapat masuk tak hanya ke hatinya, logikanya. saya mengerti yang anda rasa, wahai gadis dengan senyum indah. hal ini masih masuk akal.

setidaknya anda lebih beruntung daripada saya. menginjak tanah yang sama, berada dalam naungan langit yang sama, menghirup oksigen yang sama. sedangkan saya hanya bisa merindukannya, berharap selalu mendengar suaranya. tapi kita tetap sama, sama-sama berharap dia meniupkan serbuk merah muda yang dinamakan ‘cinta’.

ah, tidak! aku lah yang lebih beruntung. hahahaha… aku memilikinya. tapi apakah kau tahu? aku hanya memiliki raganya, tak dapat kumiliki masa depannya. mungkin suau hari nanti kau lah yang bersamanya. hei, aku tak akan semudah itu membiarkan layang-layang indahku kau sambit, hai gadis dengan senyum indah.

kita mencintainya secara wajar. mencintai kesunyian keadaan ini. terkadang ketakutan akan perginya dia. tergores lagi logikaku jika dia melakukannya. bukan tergores sedikit. bahkan merobeknya sekalian dengan luka lama yang telah tertutup juga berkatnya.

gadis dengan senyum indah, terima kasih kau masih mencintai secara wajar. semoga kau tak seperti gadis sebelumnya yang melemparkan kapak memutus urat kesabaranku. hingga meletakkan dosa di ubun-ubun kepalaku sebelum aku membalasnya.

kuatkan hatimu untuk terus menjadi kuat. karena aku juga pernah merasakan hal yang sama. terima kasih.

Malang, 16 April 2012






Dunia semakin gila


Beberapa waktu yang lalu saya mendengar kabar bahwa terdapat komunitas gay dan lesbi. astaghfirullah, dunia macam apa ini? sangat miris mendengarnya. tetapi saya tidak bermaksud untuk mencampuri urusan mereka. hanya sekedar share saja, seperti apa hukum bagi kaum homosexual dan lesbian.

hukum bagi orang yang melakukan homosexual dan lesbian beraneka ragam. menurut berita dari Ikrimah dan Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan membunuh terhadap orang yang melakukan perbuatan homosexual, baik yang sudah menikah atau belum menikah. hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu majah, dan Al-baihaqi, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda : “Barang siapa yang menjumpai perbuatan seperti yang telah dilakukan oleh kaum Luth (homosexual) maka bunuhlah kedua pelakunya.”

tentang cara membunuh ini dipersilihkan oleh para ulama. sebagian ulama berpendapat bahwa harus dibunuh dengan pedang dan sebagian ulama lainnya berpendapat dirajam sampai mati dan harus dipanah. adapun mayoritas ulama sepakat bahwa homosexual dianggap perbuatan zina maka harus dihukum sesuai dengan zina, yaitu dirajam.

menurut Madzhab Imam Syafi’i dan Imam Ahmad ada 3 pendapat yaitu :

perbuatan lesbian juga dilarang dalam Islam. hal ini berdasarkan firman Allah dalam surat Al-Mukminun : 5-7, yang artinya : “Dan orang-orang yang menjada kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. barang siapa yang mencari di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

pertanyaannya adalah bagaimana hukum tersebut diterapkan di masa ‘gila’ kini? karena hukuman seperti itu dianggap ketinggalan zaman atau hanya ada pada daerah yang masih berpegang teguh dengan keadatannya. sedangkan perilaku homosexual dan lesbian sebagian besar terjadi di daerah yang dianggap ‘modern’.

Malang, 16 April 2012






kau, rindu!


Hening malam ini, tanpa suaramu. Tapi tak hadir pun aku dapat merasakan anugrah-Nya. Semilir kerinduan menerkam hujat kesakitan. Birunya langit tak menggantikan apa yang kuinginkan. Di antara ribuan daun-daun rumput, seperti yang kau katakan. Aku rindu.

Menjadi begitu jauh bukan berarti tak dapat mengurangi cengkeraman tangan kita terhadap kuatnya mimpi. Bagaimana bisa terasa dekat saat bersamaan menutup mata?  Kekuatan tak berhenti walau jarak menjadi penghalang.

Kau dengar suaraku? Bahkan aku membenci lagu. Tanpamu, tanpamu, tanpamu. Perlukah kusebut namamu juga?  Terjaga semalaman hanya untuk menunggumu. Menyenangkan, sungguh. Puing-puing harapan, waktu tuk bertemu.

Mereka-reka rona mentari. Hei, aku rindu! Membendung rasa ini tak semudah menitikkan setetes darah di atas lidah. Hahaha.. beberapa hari lagi. Selalu itu. Tenang saja :-)

Malang, 15 April 2012






my experience my perfection




Theme by lovekaycee/capturingdreams.